Salam Alaik and Hello there~
Ppl ask why I went missing for the past years especially in 2016 I hardly post even once. Therefore, below is the main reason part of busy with working n manage time to coop withbthe stress. Heeee..
So,
Ppl ask why I went missing for the past years especially in 2016 I hardly post even once. Therefore, below is the main reason part of busy with working n manage time to coop withbthe stress. Heeee..
So,
One of my sisters gave me this tru wassap... n I cried.
Sbb hujung 2014, I am this person- When I lost my beloved Ayahanda. n hujung 2016, again- I was pull back to the same situation due to some personal matter.
Alhamdulillah I'm getting better day by day. Kadang2 kita pun tak paham n sedar... n yes perkataan Sabarlah n jangan tinggal solat hurts so much sbb klu kita tak sabar n tinggal solat.. I'm sure I'll become like Chester Bennington LP. Tapi sbb ada ketika kita tahu Allah uji sbb dia sayang... n takkan letakkan hamba dia kesusahan yg tak mampu hambanya handle... We both survived. Both of us- we suffered so much n the way she know I'm ok back then only if I post something on my FB wall.. When I go idle 2/3 hari from my wall, 2 of them n my besties will keep messaging me, Ni mung kat mana, ni duk wak gapo? Ni mung ok? Ni jom kuar... They listen to my cry for hours on phone, n no, they did not provide solution... they just LISTEN TO ME. n that thing seriously keep me in track n actually save me.
So, to you who keep telling me I'm so transparent by just reading my FB post, Do knows that it was only a tiny dot you knew about me coz If I happen to write it one by one... I can be an instant author like Fattah Amin... LoL...
Happy Reading...
P/s: Thank You so much for who you know u r for putting some concern on my safety... May Allah bless u n grant u any doa asked. Wallahualam
Sesuatu yang ingin saya katakan tentang depression
Ada sebahagian klien saya adalah orang yang mengalami depresi. Depresi adalah sesuatu yang jarang kita nak cari kefahaman tentangnya. Dan ada sebahagian yang mengalaminya juga masih kurang faham tentangnya.
.
Bukan niat saya ingin menceritakan lanjut tentang depresi di sini, dan saya bukan orang yang layak untuk menceritakan tentangnya.
Bahkan saya juga masih belajar dan belajar untuk memahaminya. Dan rupanya saya juga pernah mengalaminya.
Alhamdulillah, I 'came back' better than who I was, mentally!
.
Bila saya coach klien, saya mendorongnya untuk fokus ke masa depan. Saya mendengar bila klien menceritakan masa lalunya. Namun saya tetap berusaha keras untuk 'tarik' mereka ke masa kini dan berfikir untuk masa depan.
And I found it harder to do it with my depressed clients.
.
Sepanjang dalam sesi bersama mereka, (mereka juga ada sesi bersama kaunselor dan psikitaris) ada satu perkara yang sama antara mereka semua. Mereka 'putus harap' dengan orang-orang yang mereka sayang.
.
Maksudnya?
Mereka kehilangan sokongan daripada orang-orang yang mereka harapkan.
Pasangan.
Ibubapa.
Adik-beradik.
Saudara-mara.
Sahabat.
Rakan sekerja.
.
Dalam sesi saya membantu mereka untuk breakthrough hal ini. Tetapi saya rasa tidak cukup sekadar membantu mereka yang datang bertemu saya. Bagaimana yang lain-lain?
.
Kawan-kawan semua,
Ramai orang depressed di luar sana.
Kita jarang perasan tentang mereka.
Mereka nampak normal.
DAN mereka juga ada akaun FB.
.
Boleh jadi mereka adalah rakan di FB yang kita kategorikan 'orang negatif'.
Boleh jadi mereka adalah rakan FB kita yang selalu marah-marah dalam post mereka.
Boleh jadi mereka adalah rakan Fb kita yang selalu share sesuatu isu secara konsisten dalam FB tanpa kita sedari.
Boleh jadi mereka adalah rakan FB kita yang nampak happy di FB sedangkan inilah saja tempat dia menyembunyikan kedukaan yang dihadapinya.
.
Dan kita?
.
Melabel mereka negatif.
Menghukum mereka.
Cerita tentang mereka dalam group WhatsApp.
Unfriend.
Abaikan mereka.
.
Mereka perlukan sokongan.
Mereka perlukan doa.
.
Kalaupun kita terbaca post yang kita label 'negatif'. Like lah! Komenlah dengan doa yang baik.
Pernah saya terima seorang klien hanya kerana saya like post beliau dan komen "Saya doakan kesejahteraan jasad, emosi dan roh untuk anda."
.
Kata-kata "Sabar banyak-banyak" sebenarnya adalah kata-kata yang pedih untuk mereka.
Apatah lagi nasihat seperti "Jangan tinggal solat".
Memang biasa untuk kita.
Pedih untuk mereka.
Mereka sangat fragile!
.
Hargai bila mereka mahu mengadu dengan kita. Maknanya mereka mempercayai kita. Sedangkan mereka sangat memilih orang untuk dipercayai.
.
Dengarlah dengan sabar.
Letakkan diri kita di tempat mereka.
It is ok to cry with them.
.
Most of the time mereka tidak inginkan nasihat kita.
Mereka hanya ingin didengari.
Itu sudah memadai.
.
Katakan kepada mereka :
.
Itu lah yang mereka perlukan dari keluarga dan rakan.
Selebihnya, kaunselor, psikitaris dan coach akan lakukan.
.
Terima kasih kerana membaca hingga akhir.
Ini juga menandakan anda prihatin dan ingin membantu rakan-rakan kita yang depression.
.
No comments:
Post a Comment